Touna Sulteng Publiknusantaranes.id – Tragedi berdarah di hari ke 17 Bulan Suci Ramadhan, pada 7 Maret 2025 dini hari tadi, Dimana warga Kecamatan Ampana Tete Tojo Una-Una digemparkan dengan terjadinya traged berdarah di kawasan wisata Pakang Beach, Desa Longge,
Seorang karyawati, Rindi Antika tutup usia setelah ditusuk dengan 12 tusukan secara membabi buta oleh NYT yang bertugas sebagai sekuriti ditempat tersebut.
Kapolres Tojo Una-Una, AKBP Yanna Djayawidya, SIK.MH, melalui Kasi Humas Iptu Martono, dalam rilis yang diterima media ini mengungkapkan terjadinya insiden itu
Dalam rilisnya, Iptu Martono menyebut, terjadinya insiden tersebut dipicu dari perselisihan saat apel pagi pukul 8.30 wita yang dipimpin langsung oleh pelaku saat itu pergantian sif.
Dalam keterangan resmi Kepolisian Polres Tojo Una-Una, pelaku merasa kesal karena korban dianggap tidak serius dan terus bermain ponsel saat diberikan arahan. kata Iptu Martono.
Sebelum pelaku melakukan aksinya, korban berada diatas sepeda motornya dan hendak meninggalkan lokasi apel, namun pelaku tak memberikan izin bahkan korban sempat membantah teguran pelaku, akibatnya terjadilah adu mulut.
Pelaku yang telah tersulut emosi, sontak mencabut badik dari pinggang kirinya dan langsung menikam korban ke arah perut hingga jatuh. Pelaku lalu menusuk korban secara berulang kali hingga 12 tusukan disekujur tubuh
Meski sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolonga, nyawa korban tak dapat tertolong lagi dan dinyatakan telah meninggal dunia, ujar Iptu Martono dalam rilisnya.
Selanjutnya kata Martono, Korban usai melakukan aksinya, langsung melarikan diri, namun korban dalam persembunyiannya itu tak berlangsung lama. Tim kepolisian Polres Touna dengan kecekatannya,
“dalam waktu singkat, berhasil menangkap pelaku yang saat itu berada di Desa Kaju langko, tepat di kediaman keluarganya.”
Pelaku saat ini beserta barang bukti sebilah badik telah diamankan di Mapolres Tojo Una-Una untuk menjalani proses hukum selanjutnya.**(SMS)